Talk:Way Kambas National Park

From Wikipedia, the free encyclopedia
Jump to: navigation, search
WikiProject Indonesia (Rated Start-class, Low-importance)
WikiProject icon This article is within the scope of WikiProject Indonesia, a collaborative effort to improve the coverage of Indonesia and Indonesia-related topics on Wikipedia. If you would like to participate, please visit the project page, where you can join the discussion and see a list of open tasks.
Start-Class article Start  This article has been rated as Start-Class on the project's quality scale.
 Low  This article has been rated as Low-importance on the project's importance scale.
 
WikiProject Protected areas (Rated Start-class, Mid-importance)
WikiProject icon This article is part of WikiProject Protected areas, a WikiProject related to national parks and other protected natural or ecological areas worldwide.
Start-Class article Start  This article has been rated as Start-Class on the project's quality scale.
 Mid  This article has been rated as Mid-importance on the project's importance scale.
 

This is English Wikipedia[edit]

This is Indonesian material.

removed text

- Taman Nasional Way Kambas merupakan perwakilan ekosistem hutan dataran rendah yang terdiri dari hutan rawa air tawar, padang alang-alang/semak belukar, dan hutan pantai di Sumatera.

- - Jenis tumbuhan di taman nasional tersebut antara lain api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron), salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus bancanus).

- - Taman Nasional Way Kambas memiliki 50 jenis mamalia diantaranya badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing hutan (Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus); 406 jenis burung diantaranya bebek hutan (Cairina scutulata), bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi), bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster); berbagai jenis reptilia, amfibia, ikan, dan insekta.

- - Gajah-gajah liar yang dilatih di Pusat Latihan Gajah (9 km dari pintu gerbang Plang Ijo) dapat dijadikan sebagai gajah tunggang, atraksi, angkutan kayu dan bajak sawah. Pada pusat latihan gajah tersebut, dapat disaksikan pelatih mendidik dan melatih gajah liar, menyaksikan atraksi gajah main bola, menari, berjabat tangan, hormat, mengalungkan bunga, tarik tambang, berenang dan masih banyak atraksi lainnya.

-

- Patroli Gajah di TN Way kambas

- - Pusat latihan gajah ini didirikan pada tahun 1985. Sampai saat ini telah berhasil mendidik dan menjinakan gajah sekitar 290 ekor.

- - Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:

- Pusat Latihan Gajah Karangsari. Atraksi gajah. Way Kambas. Untuk kegiatan berkemah.Way Kanan. Penelitian dan penangkaran badak sumatera dengan fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti.Rawa Kali Biru, Rawa Gajah, dan Kuala Kambas. Menyelusuri sungai Way Kanan, pengamatan satwa (bebek hutan, kuntul, rusa, burung migran), padang rumput dan hutan mangrove.

- - Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:

- Pusat Latihan Gajah Karangsari. Atraksi gajah. Way Kambas. Untuk kegiatan berkemah.Way Kanan. Penelitian dan penangkaran badak sumatera dengan fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti.Rawa Kali Biru, Rawa Gajah, dan Kuala Kambas. Menyelusuri sungai Way Kanan, pengamatan satwa (bebek hutan, kuntul, rusa, burung migran), padang rumput dan hutan mangrove.

- - Atraksi budaya di luar taman nasional:Festival Krakatau pada bulan Juli di Bandar Lampung.

- Musim kunjungan terbaik: bulan Juli s/d September setiap tahunnya.

- - Cara pencapaian lokasi :

- Cara pencapaian lokasi: Bandar Lampung-Metro-Way Jepara menggunakan mobil sekitar dua jam (112 km), Branti-Metro-Way Jepara sekitar satu jam 30 menit (100 km), Bakauheni-Panjang-Sribawono-Way Jepara sekitar tiga jam (170 km), Bakauheni-Labuan Meringgai-Way Kambas sekitar dua jam.

-

- Kantor: Jl. Raya Way Jepara

- Labuan Ratu Lama, Lampung

- Telp. (0725) 44220

- - Dinyatakan Menteri Pertanian, Tahun 1982

- Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 14/Menhut- II/1989 dengan luas 130.000 hektar

- Ditetapkan Menteri Kehutanan, SK No. 670/Kpts-II/1999 dengan luas 125.621,3 hektar

- - Letak Kab. Lampung Tengah dan Kab. Lampung

- Timur, Provinsi Lampung

- Temperatur udara 28° - 37° C

- Curah hujan 2.500 - 3.000 mm/tahun

- Ketinggian tempat 0 - 60 m. dpl

- Letak geografis 4°37’ - 5°15’ LS, 106°32’ - 106°52’ BT

Whether someone is prepared to translate and edit an absorb into the article is another matter SatuSuro 14:14, 20 October 2008 (UTC)

This was not only in the wrong language but also copyvio from the Ministry of Forestry website. Information now in the article. --Elekhh (talk) 10:14, 30 January 2011 (UTC)